Cara Memulai Usaha Wedding Organizer (WO) Untuk Pemula


Cara Memulai Usaha Wedding Organizer

Bagaimana cara memulai usaha wedding organizer? Jika anda mencari informasi terkait persoalan ini maka sekiranya melalui tulisan dengan tajuk cara memulai usaha wedding organizer untuk pemula ini bisa menjadi bahan referensi bagi anda yang kami harapkan dapat membantu anda memulai usaha wedding organizer dari nol.

Bisnis wedding organizer (WO) atau penyelenggara pernikahan adalah salah satu jenis usaha jasa yang menjanjikan, menguntungkan dan nyaris tidak ada matinya selama masih ada orang yang ingin menikah dan membina mahligai rumah tangga.

Bisnis wedding organizer saat ini semakin berkembang seiring dengan perkembangan jaman dan nampaknya sudah menjadi sebuah kebutuhan primer bagi pasangan yang sedang merencanakan pernikahan mereka.

Pernikahan adalah sesuatu yang sangat sakral sehingga untuk mewujudkan acara pernikahan yang "sempurna" tentu saja membutuhkan perencanaan yang matang agar dapat terlaksana dengan baik dan dapat menciptakan moment-moment berharga yang akan selalu dikenang sepanjang hidup.

Disinilah peran sebuah bisnis wedding organizer dalam mengambil kesempatan dengan menawarkan jasa dalam merencanakan acara pernikahan.

Lantas seperti apa sebenarnya peluang usaha wedding organizer ini, apa saja tantangannya, dan bagaimana kiat membangun bisnis wedding organizer untuk pemula?

Baca terus tulisan ini karena kami akan mengulasnya lebih dalam untuk anda.

Usaha Wedding Organizer, Peluang dan Tantangannya

Peluang Bisnis Wedding Organizer

Yang pertama adalah peluang. Sebagaimana dalam kalimat pembuka tadi, telah kami paparkan jika peluang usaha wedding organizer cukup menjanjikan dan dapat diandalkan sebagai sumber penghasilan.

Salah satu faktornya adalah permintaan konsumen yang tidak ada matinya, selama masih ada orang yang mau menikah maka jasa wedding organizer masih sangat dibutuhkan.

Alasan berikutnya adalah Anda bisa menjadi seorang pengusaha wedding organizer meskipun anda (maaf) tidak memiliki pendidikan tinggi, tanpa harus punya sertifikasi bahkan tanpa perlu mengikuti pelatihan. 

Alasan yang ketiga adalah, bisnis WO  adalah bisnis dengan modal kecil atau investasi kecil, bahkan tanpa modal sama sekali dengan keuntungan yang cukup besar.

Mengapa demikian ? Karena anda dapat meminta bayaran di depan dalam bentuk DP (down payment) atau uang muka dari nilai keseluruhan biaya yang anda patok dari satu acara pernikahan, dan dari uang muka inilah anda bisa mengelolanya sebagai modal untuk menyewa atau membeli kebutuhan yang diperlukan.

Selain itu dengan perkembangan jaman yang semakin cepat, kebutuhan seorang perencana pernikahan nampaknya tidak lagi menyasar orang-orang yang ada di kota saja, karena orang-orang yang tinggal di desa pun sudah banyak yang menggunakan jasa wedding organizer untuk mengurus acara-acara pernikahan. Ini jelas menjadi kesempatan yang baik untuk anda yang tinggal di desa untuk memulai usaha di desa yang bergerak di bidang jasa khususnya jasa wedding organizer.

Tantangan Usaha Wedding Organizer

Dalam dunia bisnis, seorang pelaku usaha tidak hanya harus mampu melihat peluang, tapi juga harus mampu menganalisa tantangan dan hambatan dari usaha yang dijalankan.

Begitupula dengan usaha ini, selain peluang yang cukup besar seperti yang telah kami paparkan diatas, tentu saja ada beberapa tantangannya. Yang paling terasa anda soal pelanggan, anda tidak akan pernah mendapatkan pelanggan yang berulang karena pada umumnya orang memilki rencana untuk menikah satu kali saja.

Selain itu ada harus bisa bekerja di akhir pekan karena pada umumnya gelaran acara pernikahan biasanya dilaksankan di akhir pekan bahkan dihari libur.

Terkadang banyak momen-momen canggung yang kerap anda dapatkan karena keterlibatan dari keluarga mempelai yang kerap kali membanding-bandingkan jasa anda dengan penyedia jasa wedding organizer lainnya. 

Tips Memulai Usaha Wedding Organizer Bagi Pemula

Cara Memulai Usaha Wedding Organizer Untuk Pemula

Jika anda seorang pemula dan tertarik untuk memulai wedding organizer, maka poin-poin penting berikut ini perlu anda perhatikan.

1. Yang Pertama Adalah Perencanaan

Tak ada satupun usaha yang berhasil tanpa melalui sebuah perencanaan yang matang. Jika anda ingin membangun bisnis wedding organizer yang sukses maka anda pun harusnya punya bisnis plan yang jelas.

Buatlah tujuan bisnis yang realistis. Seperti menentukan target pendapatan, dan bagaimana cara mengolah pendapatan tersebut agar meningkat

Bangun konsep bisnis wedding anda dengan jelas. Jika perlu buatlah semacam list mengenai apa keunggulan, kekhususan, serta keunikan dari jasa wedding organizer yang anda tawarkan.

Misalnya anda ingin memiliki bisnis WO yang dikenal sebagai wedding organizer khusus adat jawa, adat batak, adat bugis dan sebagainya. Atau bahkan wedding organizer spesialis dalam ruangan, outdoor, seperti pernikahan di pantai, kebun dan lain sebagainya.

2. Modal Usaha Wedding Organizer

Berapa besar modal anda ? 10 juta, 20 juta atau bahkan hanya modal yang pas-pasan?

Ukuran kemampuan dari modal yang anda miliki sehingga anda dapat mengelolanya dengan baik dan dipergunakan sebagaimana mestinya.

Jika anda memiliki modal yang cukup besar, maka pertimbangkanlah untuk menyewa

Memiiki kantor, bisa anda sewa atau membuat ruangan kecil sebagai kantor dirumah anda. Beli perlengkapan untuk fasilitas kantor dan Biaya untuk kegiatan promosi usaha anda.

Jika perlu, ada bisa menyewa jasa pakar hukum untuk menghandle hal-hal yang berkaitan dengan perjanjian dan kontrak dengan calon konsumen anda.

Lalu bagaimana jika anda hanya memiliki modal yang pas-pasan ?

Apakah harus punya kantor dan menyewa jasa pakar hukum juga, tentu saja tidak.

Yang ingin kami tekankan di sini, adalah strategi yang tepat untuk mengelola modal awal yang anda miliki.

Jika anda tidak memiliki modal yang cukup anda tidak perlu memiliki kantor, anda bisa membuat pertemuan dengan calon konsumen anda di cafe, warung kopi atau mendatangi langsung kediamannya.

Untuk masalah perjanjian, anda bisa membuat perjanjian kontrak sederhana yang ditanda tangani oleh kedua pihk diatas materai agar kuat secara hukum.

Modal yang pas-pasan bukanlah alasan yang dapat menghalangi anda berkembang dan mewujudkan bisnis organizer yang sukses. 

Memang butuh sedikit kesabaran, tapi jika anda fokus, yakinlah kesusksesan sudah ada di depan mata.

3. Melihat Pangsa Pasar

Beda tempat,beda kebiasaan, beda umur beda keinginan olehnya itu anda harus jeli melihat pangsa pasar anda berdasarkan demografinya. 

Anda bisa melakukan riset kecil-kecilan untuk mengetahui keinginan dan kebutuhan pasar dan mencocokkannya dengan layanan dari bisnis anda.

Riset kecil-kecilan akan banyak memberikan akan gambaran seperti apa kebutuhan dan keinginan calon konsumen anda berdasarkan banyak tingkatan, mulai dai umur, tingkat pendidikan, pendapatan, jenis kelamin dan adat istiadat.

4. Strategi Pemasaran

Strategi pemasaran ini mencakup bagaimana cara anda mempromosikan usaha wedding organizer anda agar mendapatkan calon pelanggan.

Sebagai langkah awal anda bisa memulainya dari lingkungan pertemanan. Cobalah untuk memberanikan diri menawarkan jasa penyelengara pernikahan untuk teman-teman pribadi dan keluarga dekat.

Jangan dulu mematok untung yang besar, bangunlah kepercayaan terlebih dahulu dengan memberikan tarif dan paket yang murah atau bahkan gratis. Meskipun murah atau bahkan gratis lakukan pekerjaan ini secara serius dan profesional, jangan asal-asalan.

Lakukan secara pelan-pelan untuk beberapa jangka waktu sampai anda memiliki cukup modal untuk membangun tim dan membayar tenaga profesional.

Jangan lupa untuk terus membangun jaringan atau relasi yang luas dengan banyak vendor pernikahan, agar anda memiliki banyak pilihan yang kedepannya dapat anda tawarkan kepada calon pelanggan anda.

Bangun branding dengan membuat kartu nama atau brosur-brosur kepada vendor setiap kali mereka melibatkan anda ketika mendapatkan proyek pernikahan. 

Dengan banyak terlibat dengan vendor yang sudah banyak pengalaman anda akan banyak belajar dan mendapatkan pengalaman yang berharga.

Itulah beberapa poin penting bagaimana cara  memulai usaha wedding organizer untuk pemula.

Seiring dengan berjalannya waktu, dan saat usaha anda sudah mulai dikenal maka sudah saatnya anda mulai memikirkan bagaimana cara mengembangkan bisnis anda ini. 

Beberapa tips membangun bisnis wedding organizer yang sukses dibawah ini layak untuk anda pertimbangkan.

Tips Mengembangkan Bisnis Wedding Organizer Yang Sukses

1. Bangunlah Tim Yang Solid

Saat usaha anda mulai berkembang, anda mungkin akan sangat kesulitan menjalankannya sendirian. Oleh karena itu anda memerlukan sebuah tim yang solid untuk mengembangkan bisnis wedding organizer anda.

Anda bisa memperkerjakan karwayan tetap untuk mengurusi bagian-bagian administrasi. Jika anda merasa kurang mampu menggaji secara bulanan, anda bisa mengunakan tenaga freelancer yang anda upah per satu project.

Anda bisa melibatkan mahasiswa, teman atau saudara dengan model freelancer ini.

Selain karyawan, bangunlah relasi yang yang baik dengan vendor pernikahan seperti, jasa katering, penjahit/penyewa pakaian, management gedung/tempat, sound system dan artis pendukung, photo studio, percetakan undangan,souvenir pernikahan dan juga penata rias pengantin.

Berikan penawaran sharing profit setiap kali mereka berhasil mendapatkan pelanggan yang bersedia menggunakan jasa anda. 

Begitupun sebaliknya, disaat anda mendapatkan proyek, maka anda haruslah memprioritaskan mereka disaat anda membutuhkan kerjasama dalam proyek pernikahan yang anda garap.

2. Bangun Branding Yang Lebih Profesional

Salah satu cara yang cukup populer untuk membangun branding adalah dengan membuat portofolio yang berisikan foto-foto dari contoh pernikahan yang pernah anda garap sebelumnya, mulai dari dekorasi, meja resepsi, kue pernikahan, pelaminan dan lain sebagainya.

Jangan lupa pula sertakan testimoni dari pelanggan lengkap dengan konsep pernikahannya.

Cara yang kedua adalah dengan mengandalkan social media, buatlah akun diberbagai media seperti facebook, twitter dan instagram yang dikeloa secara profesional. Buatlah postingan dalam bentuk foto atau video yang berkaitan dengan usaha anda.

Buatlah website atau blog agar usaha anda dapat diakses secara luas di internet.

Selain perencanaan branding yang matang, salah satu poin penting yang tidak kalah pentingnya adalah terkait pengembangan usaha, maka salah satunya syaratnya adalah dengan melegalkan usaha anda. Poin penting ini jelas erat kaitannya dengan izin usaha sehingga bisnis yang anda geluti akan semakin profesional dan berbadan hukum.

Ada baiknya anda memikirkan ke depan apakah usaha wedding organizer anda ini akan berbentuk CV, perseorangan atau berbentuk PT. Jalin komunikasi dengan orang-orang yang paham tentang hukum agar anda mendapatkan saran yang tepat soal legalitas usaha anda.

3. Lakukan Promosi Secara Berkala Baik Offline dan Online

Agar usaha  anda semakin berkembang dan dikenal oleh banyak orang maka lakukanlah promosi secara berkala baik secara ofline dan online.

Promosi secara offline bisa and alakukan dengan cara menyebarkan brosur,beriklan di media cetak,mengikuti pameran atau acara-acara gathering dengan para wirausaha lainnya serta mensponsori sebuah acara atau kegiatan.

Secara online anda bisa melakukan promosi Bisnis WO ini secara gratis melalui media sosial seperti facebook,twitter, pinterest dan instagram atau penulisan artikel di media-media online. Selain itu anda juga bisa memanfaatkan youtube sebagai media pemasaran anda dengan membuat video promosi dan mengauploadnya di youtube.
Baca juga : 5 Alasan Pentingnya Youtube Marketing Untuk Melejitkan Bisnis Anda
Untuk promosi online berbayar anda bisa mencoba facebook ads, bing ads ataupun google ads.

4. Tingkatkan Pelayanan

Pelayanan adalah segalanya, Untuk membangun usaha perencana pernikahan (wo) yang sukses maka berikanlah pelayanan sebaik mungkin.Bangun chemistry yang kuat melalui komunikasi yang baik.

Anda mungkin akan banyak mendapatkan begitu banyak permintaan konsumen, jangan langsung melakukan penolakan, lebih baik anda mendengarkan terlebih dahulu agar lebih memahami keinginan konsumen anda.

Jika anda merasa ada beberapa permintaan yang tidak bisa anda penuhi berikanlah penjelasan yang baik agar konsumen anda tidak tersinggung dan dapat menerimanya dengan baik pula.

Bisnis wedding organizer tidak hanya berhubungan dengan calon mempelai semata, tapi juga dengan keluarga besar mereka, Jadi bangunlah komunikasi yang baik dengan mereka. 

5. Jangan Berhenti Untuk Terus Belajar 

Perbanyak informasi terkait  penyelenggaran pernikahan dengan mengikuti tren pernikahan baru dengan membaca majalah pengantin dan menghadiri pernikahan orang lain.

Dengan banyak belajar, akan mengasah kreatifitas dan dan juga menemukan ide-ide dan konsep pernikahan yang unik dan berbeda yang mungkin saja kedepannya akan menjadi nilai jual dan menjadi ciri khas yang membedakan antara bisnis WO anda dengan yang lainnya.

Sebagai tambahan informasi berikut ini tips ala dari Rina Gunawan seorang perencana pernikahan di kalangan artis yang telah meraup ratusan hingga milyaran rupiah dari usaha WO yang ia jalankan :


Semoga tulisan mengenai cara memulai usaha wedding organizer ini memberikan banyak informasi dan manfaat untuk anda. 


0 Response to "Cara Memulai Usaha Wedding Organizer (WO) Untuk Pemula "

Posting Komentar