Super Lengkap !! Cara Membuat Pupuk Organik Cair Dari Kotoran Hewan


Cara membuat pupuk organik cair - Kita semua tahu jika dalam bercocok tanam kita membutuhkan pupuk sebagai "suplemen" untuk menigkatkan pertumbuhan tanaman, salah satunya adalah pupuk cair.

Pupuk organik cair pada dasarnya adalah pupuk yang bersifat air yang dibuat dan diolah melalui proses pengomposan.

Cara Membuat Pupuk Organik Cair

Tipe dan Karakteristik Pupuk Organik Cair 


Ada dua tipe pupuk organik cair yang paling umum ditemui, keduanya dibedakan dari proses pembuatannya.

Yang pertama adalah pupuk organik cair yang diproses dengan melarutkan pupuk organik setengah jadi atau yang telah jadi ke dalam air.

Pupuk organik cair jenis ini pada dasarnya memiliki tekstur dan karakteristik yang tidak jauh berbeda dengan pupuk organik padat, hanya saja berwujud cair. Pupuk yang dapat digunakan adalah pupuk hijau, pupuk kompos, pupuk kandang atau campuran dari ketiganya.

Tipe pupuk organik cair yang kedua adalah pupuk yang diproses dengan fermentasi bahan organik dalam kondisi anaerob melalui bantuan organisme hidup. Bahan-bahan utamanya berupa material organik yang belum melalui proses pengomposan.

Pupuk organik cair jenis ini memiliki larutan yang cenderung lebih stabil karena unsur hara yang dimilikinya memang bersifat cair.

Salah satu kelebihan dan keunggulan pupuk organik cair yaitu lebih mudah diserap oleh tanaman. Hanya saja pupuk organik cair tidak dapat dijadikan sebagai pupuk utama, oleh karena itu penggunaannya harus diimbangi dengan penggunaan pupuk padat.

Untuk membuat pupuk organik cair sederhana kita bisa memanfaatkan limbah organik dari sekitar kita yang dijadikan sebagai bahan utama pembuatannya. Salah satu bahan utama pupuk organik cair yang umumnya banyak digunakan adalah kotoran hewan.

Ada beberapa kotoran hewan yang dapat dijadikan sebagai bahan utama pupuk organik cair yaitu, kotoran sapi, kotoran kambing dan kotoran ayam.

Berikut ini akan kami paparkan bagaimana cara membuat pupuk organik cair menggunakan bahan utama dari kotoran hewan.

Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Kotoran Ayam

Persiapan bahan 

Dalam proses pembuatannya kita membutuhkan bahan-bahan sebagai berikut :

- Kotoran ayam 1 karung
- dedak setengah karung
- Organik hijau (jerami,daun leguminosa, gedebong pisang) 30 kg
- Gula merah 100 gram
- EM4 Sebagai bioaktivator 50 ml

Alat :

- Tong Plastik kedap udara berukuran 100 liter sebagai wadah atau media pembuatan pupuk.
- Selang aerator 1 meter Dengan diameter sekitar 0,5 cm
- Botol plastik bekas ukuran 1 liter

Proses Pembuatan

Setelah bahan dan alat yang diperlukan telah terkumpul, kini saatnya kita masuk ke proses pembuatan, ikuti tahapan berikut ini :

  • Kumpulkan semua bahan-bahan organik lalu potong atau rajang kemudian masukkan kedalam tong lalu tambahkan air dengan komposisi 2 : 1 ( 2 bagian bahan organik dan 1 bagian air) kemudian aduk sampai semua bahan tercampr secara merata.
  • Siapkan bioaktivator (EM4) dan 5 liter gula merah dan larutkan dengan 5 liter air kemudian masukkan larutan ini ke dalam tong yang telah berisi bahan baku pupuk organik cair tadi.
  • Tutup tong dengan rapat kemudian lubangi tutup tong seukuran selang aerator. 
  • Masukkan salah satu ujung selang melalui lubang dari tutup tong lalu rekatkan sampai tidak ada celah udara. 
  • Masukkan ujung selang lainnya kedalam botol bekas ukuran 1 liter yang telah diisi air, fungsinya agar adonan dari bahan baku di dalam tong mengeluarkan gas tanpa harus ada oksigen dari luar yang masuk ke dalam tong
  • Pastikan semua terutup dengan rapat karena kita membutuhkan proses anaerob yang maksimal untuk menghasilkan kualitas pupuk organik cair yang bagus.
  • Simpan dan tunggu sekitar 7-10 hari.
Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Kotoran Ayam
Ilustrasi pembuatan pupuk organik cair (source:alamtani.com)

Setelah melewati masa 7-10 hari silahkan lakukan pengecekan untuk menilai tingkat kematangan dari pupuk organik yang dibuat. Buka tutup tong dan cium aroma yang dikeluarkan. Jika aroma yang keluar seperti wangi tape, ini berarti adonan pupuk sudah matang dan dapat digunakan.

Untuk menggunakannya lakukan pemisahan antara cairan dengan ampas dengan cara menyaring menggunakan kain. Masukkan cairan yang telah disaring kedalam botol atau jerigen.

Jangan buang ampas adonan nya karena dapat digunakan sebagai pupuk organik padat. Dengan Pengemasan yang baik pupuk organik cair ini dapat digunakan sampai 6 bulan.
 

Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Kotoran Kambing

Selain mengunakan bahan baku dari kotoran ayam, kita juga bisa membuat pupuk organik cair dari kotoran kambing. Proses pembuatannya pun hampir sama, yang membedakan hanyalah pada bahan-bahan organik serta bahan tambahan lain yang digunakan.

Bahan Yang diperlukan untuk membuat pupuk organik cair dari kotoran kambing ini adalah :

Kotoran kambing
Gula merah / gula pasir
Bioaktivator
Karung bekas
Urine kelinci
Dedaunan
Air
Tong plastik
Selang untuk aerator

Proses Pembuatan 

Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Kotoran Kambing
  • Yang pertama adalah potong dan rajang semua dedaunan lalu masukkan kedalam tong plastik lalu masukkan kotoran kambing dengan gula merah.
  • Kemudian isi tong dengan air dan aduk semua bahan hingga tercampur secara merata. Perbandingan takaran air yang digunakan adalah setengan dari bahan organik.
  • Siapkan bahan tambahan berupa gula dan biovaktor yang telah dilarutkan dengan 5 liter air bersih
  • Masukkan larutan gula dan biovaktor bersama dengan urine kelinci ke dalam tong yang berisi bahan organik tadi, dengan perbandingan 70% bahan cair dan 30% bahan padat.
  • Setelah semua bahan tercampur, saatnya kita lakukan penyimpanan dengan cara menutup tong dengan rapat. Lubangi tutup tong dan lalu masukkan salah satu ujung selang aerator lalu rekatkan sampai tidak meninggalkan celah udara
  • Masukkan ujung selang lainnya kedalam botol bekas yang telah diisi air.(proses ini mirip dengan pembuatan pupuk organik cair menggunakan kotoran ayam yang telah di jelaskan diatas)
Cara Membuat Pupuk Organik Cair Sederhana

Keutamaan dari pupuk organik cair dari kotoran kambing ini karena memiliki unsur hara yang cukup untuk meingkatkan pertumbuhan tanaman. Berdasar penelitian, kadar unsur hara pada pupuk cair dari kotoran kambing meliputi:

Unsur N, K, serta C-organik pad abiourine atau pun biokulture lebih tinggi jika dibanding urine atau feses yang belum difermentasi

Meskipun beberapa unsur hara seperti yang kami sebutkan di atas meningkat, namun unsur P justeru menurun jika dibanding dengan urine atau feses yang tidak difermentasi

Meningkatnya unsur N dipengaruhi oleh kehadiran mikroba Azotobacter yang mampu mengikat N dari udara, sedangkan peningkatan unsur K dan C-organik dipengaruhi oleh R. bacillus

Untuk meningkatkan jumlah unsur P, maka perlu ditambahkan mikroba yang mampu mengikat unsur P, agar nutrisi yang terkandung dalam pupuk cair dari kotoran kambing menjadi lengkap.

Aplikasi penggunaan pupuk organik cair dari kotoran kambing ini dapat digunakan untuk penyemprotan pada daun, bunga atau batang pada tanaman. Dapat dilakukan 1 minggu sekali, dengan dosis 1 gelas per tanaman. Untuk penerapan pada tanaman holtikultura, gunakan 15 cc pupuk cair lalu dicampur dengan 1 L air. 

Cara Membuat Pupuk Organik Cari Dari Kotoran Sapi


Tips membuat pupuk organik cair dari kotoran hewan yang terkahir adalah dengan menggunakan kotoran sapi. Cara dan proses pembutannya pun hampir sama dengan 2 cara yang telah dijelaskan sebelumnya.

Bahan yang diperlukan adalah sebagai berikut :

Kotoran sapi, air dan biokativa berupa EM4. Bahan tambahan lain yang diperlukan berupa dedak, gula pasir atau gula merah atau molases.

Oh iya kami lupa menjelaskan jika biokativa yang akan dipakai harus di aktifkan terlebih dahulu, caranya adalah dengan cara cara mencampur EM4 dengan molases dan air.

Perbandingan EM4, molases dan air adalah 1:1:100.

Misalnya,
1 ml em4 : 1 ml molases : 100 ml air atau
10 ml em4 : 10 ml molases : 1000 ml air atau1 liter air.

Setelah biokativa nya aktif maka mari kita lanjutkan ke proses selanjutnya

Campur kotoran sapi dengan air dengan perbandingan 1:2 misalnya jika kotoran sapi yang anda gunakan sebanyak 50 kg maka air yang digunakan sebanyak 100 liter.

Setelah itu aduk sampai merata lalu masukkan EM4 sebanyak 1 persen. Misalnya campuran adonan yang anda buat sebanyak 150 liter maka EM4 yang digunakan sebanyak 1,5 liter.

Kemudian masukkan dedak, gula pasir atau gula merah.

Aduk sampai merata dan simpan dalam wadah dan tutup rapat. 

Lakukan penyimpanan kurang lebih 3 minggu. Selama masa penyimpanan berlangsung, lakukan pengadukan per 3 hari.

Setelah 3 minggu pupuk organik cair dari kotoran sapi ini kemudian di aerasi selama 10 hari untuk meningkatkan Ph.

Setelah di aerasi lakukan penyaringan, pisahka cairan dan ampasnya untuk digunakan sebagai pupuk kompos padat.

Nah itulah 3 cara membuat pupuk organik cair dari kotoran hewan yang dapat kami sajikan kali ini. semoga memberikan informasi yang bermanfaat bagi anda.

0 Response to "Super Lengkap !! Cara Membuat Pupuk Organik Cair Dari Kotoran Hewan "

Posting Komentar